
Cakar Elang id ~ Takalar, 14 Februari 2025 – Tawuran antar pelajar kembali terjadi di Kabupaten Takalar. Kali ini, siswa dari SMAN 2 dan SMAN 3 Takalar terlibat bentrokan di jalan poros Pappa. Peristiwa yang berlangsung pada Rabu sore itu hampir berujung tragis ketika kedua kelompok nyaris saling melukai dengan senjata tajam. Insiden ini membuat warga sekitar panik dan berupaya membubarkan aksi brutal tersebut sebelum aparat kepolisian tiba di lokasi.
Seorang warga yang menyaksikan kejadian mengungkapkan kekhawatirannya terhadap perilaku para pelajar yang semakin berani melakukan tindakan anarkis. “Kami sangat resah. Anak-anak ini seharusnya belajar, bukan malah saling serang di jalanan. Mereka tidak sadar bahwa tindakan ini bisa menghilangkan nyawa,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya.
Orang tua siswa pun turut merasa waswas atas insiden ini.
Banyak di antara mereka langsung mendatangi sekolah untuk meminta pihak sekolah bertindak tegas terhadap pelaku tawuran. “Kami menyekolahkan anak agar mendapat ilmu, bukan untuk bertarung di jalanan. Jika ini dibiarkan, bisa saja besok ada korban jiwa,” ujar salah satu orang tua siswa yang kecewa.
Wargai yang turun ke lokasi berhasil membubarkan bentrokan sebelum terjadi korban luka serius. di sekitar area sekolah untuk mencegah tawuran serupa terjadi lagi pihak sekolah diminta tingkat pengawasan anak didiknya.
Kasus tawuran pelajar ini menjadi tamparan keras bagi dunia pendidikan di Takalar. Diperlukan kerja sama antara sekolah, orang tua, dan pihak berwenang untuk membangun kesadaran di kalangan pelajar bahwa kekerasan bukanlah solusi. Jika dibiarkan, masa depan mereka bisa hancur akibat tindakan yang tidak bertanggung jawab.
Pihak sekolah dari kedua belah pihak belum memberikan keterangan resmi. Namun, kejadian ini memicu kekhawatiran di kalangan orang tua siswa mengenai keamanan lingkungan sekolah
Masyarakat setempat berharap pihak berwenang segera mengambil langkah tegas untuk mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari
(Arsyad Sijaya)