
Cakar Elang id ~ Takalar ~ ~.Polemik, Mencuat guru Rangkap jabatan di Kabupaten Takalar terkait kepemimpinan ganda salah satu kepala desa yang juga menjabat sebagai guru. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai efektivitas dan kinerja beliau dalam menjalankan kedua peran tersebut. Kondisi ini mendorong sejumlah pihak untuk meminta Bupati Takalar melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja kepala desa bersangkutan.
Desa yang dipimpin oleh kepala desa merangkap guru ini dilaporkan mengalami sejumlah kendala dalam pelayanan publik. begitu sekretaris desa juga salah seorang operator di salah sekolah, Beberapa warga mengeluhkan minimnya waktu yang dialokasikan kepala desa untuk menyelesaikan permasalahan di desa. Akibatnya, sejumlah program pembangunan dan pelayanan masyarakat terhambat.
Kritik tajam pun dilontarkan oleh berbagai elemen masyarakat. Mereka mempertanyakan bagaimana seorang kepala desa dapat menjalankan tugasnya secara optimal sementara waktu dan energinya terbagi untuk mengajar di sekolah. Kemampuan untuk fokus dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dipertanyakan.
Tidak hanya itu, kinerja kepala desa sebagai guru di sekolah juga menjadi sorotan. Kekhawatiran muncul mengenai kualitas pendidikan yang diberikan jika kepala desa tidak dapat membagi waktu secara efektif antara tugas sebagai kepala desa dan guru. Hal ini berpotensi merugikan siswa dan proses belajar mengajar di sekolah.
Bupati Takalar, sebagai pemegang otoritas tertinggi di Kabupaten Takalar, diharapkan dapat mengambil langkah tegas untuk menyelesaikan masalah ini. Evaluasi kinerja kepala desa yang merangkap guru tersebut sangat penting untuk memastikan pelayanan publik berjalan optimal dan kualitas pendidikan tetap terjaga.
Beberapa opsi solusi yang mungkin dipertimbangkan antara lain penyesuaian tugas dan tanggung jawab, penambahan staf di pemerintahan desa, atau bahkan pergantian kepala desa. Keputusan yang diambil harus mempertimbangkan kepentingan masyarakat dan kemajuan pembangunan di desa tersebut.
Pemerintah Kabupaten Takalar diharapkan transparan dan responsif dalam menangani permasalahan ini. Komunikasi yang baik dengan masyarakat sangat penting untuk membangun kepercayaan dan memastikan solusi yang diambil dapat diterima oleh semua pihak. Semoga polemik ini dapat menjadi pembelajaran berharga bagi pemerintah daerah dalam penempatan dan pengelolaan sumber daya manusia.(“)
Catatan : ASN yang punya jabatan ganda harus memiliki bukti pengunduran diri dan memilih satu jabatan”
Redaksi : Cakar Elang.id