Uncategorized

Pembangunan Jembatan Jalan Tani di Dusun Katinting Desa Tanrara Diduga Tak Penuhi Standar RAB Pembangunan Jembatan Jalan Tani di Dusun Katinting Desa Tanrara Diduga Tak Penuhi Standar RAB

20
Poto Awal Pembuatan Jembatan jalan Tani

Cakar Elang.id ~ Gowa – Dusun Katinting, Desa Tanrara – Proyek pembangunan jembatan jalan tani di Dusun Katinting, Desa Tanrara, mendapat sorotan tajam dari masyarakat setempat. Pasalnya, jembatan yang baru saja selesai dibangun itu diduga tidak sesuai dengan spesifikasi dan standar Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan sebelumnya. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan kualitas dan daya tahan jembatan tersebut.

oplus_2

Beberapa warga yang sempat memantau proses pembangunan mengungkapkan bahwa material yang digunakan terlihat tidak sesuai standar. Mereka menilai penggunaan bahan seperti semen dan besi terkesan asal-asalan, serta pengerjaan konstruksi tidak rapi. Selain itu, ketebalan beton pada beberapa bagian jembatan juga dinilai tidak memenuhi ukuran yang seharusnya, sebagaimana tercantum dalam dokumen proyek. 25/11/2024.

oplus_2

“Kami kecewa dengan hasil pembangunan ini. Padahal, anggaran yang digunakan berasal dari dana pemerintah yang seharusnya dimanfaatkan sebaik mungkin. Kalau seperti ini, kami khawatir jembatan tidak bertahan lama,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Proyek ini merupakan bagian dari program peningkatan infrastruktur pertanian yang dibiayai oleh dana desa. Pemerintah desa sebelumnya menyatakan bahwa proyek ini diharapkan dapat meningkatkan akses petani ke lahan mereka. Namun, dengan adanya dugaan penyimpangan tersebut, tujuan pembangunan ini diragukan dapat tercapai secara optimal juga cara pemasangan pondasi awal yang menjadi kekuatan sebagai penyangga jembatan sangat di ragukan. 

Masyarakat mendesak pihak terkait, termasuk pemerintah desa dan aparat penegak hukum, untuk segera melakukan investigasi mendalam terkait pelaksanaan proyek ini. Jika ditemukan adanya pelanggaran atau penyalahgunaan anggaran, warga berharap agar pihak yang bertanggung jawab dapat diberi sanksi tegas demi menjaga kepercayaan publik dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang. 

-Bersambung-

(Redaksi) – (AS)

www.cakarelang.id