
Cakar Elang.id ~ Makassar – Kantor Kelurahan Panrannuangku di Kecamatan Polut Kabupaten Takalar Sulsel, menjadi sorotan warga setelah kondisi bangunannya semakin memprihatinkan. Hampir seluruh ruang di kantor tersebut mengalami kebocoran parah saat hujan, namun hingga kini tidak ada tindakan perbaikan dari pihak kelurahan. Warga mempertanyakan kepedulian dan tanggung jawab Lurah Panrannuangku dalam memelihara fasilitas publik yang seharusnya menjadi tempat pelayanan masyarakat. 17/12/2024
Sejumlah warga mengungkapkan kekecewaannya terhadap minimnya upaya perbaikan kantor kelurahan tersebut. “Setiap hujan, air masuk ke dalam ruangan dan menggenangi lantai. Kami merasa malu, bagaimana mungkin tempat pelayanan masyarakat dibiarkan rusak seperti ini?” ujar salah satu warga. Mereka menilai kondisi tersebut mencerminkan kurangnya kreativitas dan inisiatif dari Lurah Panrannuangku dalam mengelola wilayahnya.
Bukan hanya soal kebocoran, warga juga mengkritik kondisi lingkungan kantor yang terlihat kumuh dan kurang terawat. Dinding penuh noda lembab, plafon nyaris ambruk, serta fasilitas seperti kursi dan meja yang usang menambah daftar panjang masalah yang tak kunjung diselesaikan. “Apakah anggaran perbaikan tidak ada, atau memang dibiarkan? Kami butuh jawaban,” tambah warga lain dengan nada kesal.
Ketua RW setempat juga angkat bicara mengenai hal ini. Ia menyebutkan bahwa sudah beberapa kali menyampaikan keluhan tersebut kepada pihak kelurahan, namun tidak pernah mendapatkan tanggapan yang jelas. “Ini masalah serius, bukan hanya mengganggu pelayanan, tapi juga bisa membahayakan keselamatan pegawai dan warga yang datang ke sini,” tegasnya.
Kritik keras terhadap Lurah Panrannuangku kini semakin meluas, terutama di media sosial, di mana warga menuntut adanya transparansi penggunaan anggaran dan langkah konkret untuk memperbaiki fasilitas publik. Mereka berharap pemerintah kota segera turun tangan untuk memastikan kelurahan tersebut kembali berfungsi dengan layak. Tanpa adanya perbaikan, kredibilitas Lurah Panrannuangku terancam semakin merosot di mata masyarakat. (Redaksi)
-Bersambung,-