
Cakar Elang.id ~ Takalar – Alun-Alun Takalar semakin ramai dijadikan tempat istirahat dan nongkrong oleh warga, terutama di sore dan malam hari. Banyak pengunjung datang untuk menikmati suasana sambil menyeruput kopi dari pedagang kaki lima yang berjejer di sekitar area. Lokasi yang strategis dan udara segar membuat tempat ini jadi pilihan utama bersantai bagi masyarakat sekitar. 08/02/2025
Namun, di balik kenyamanan itu, ada satu masalah yang sering dikeluhkan: sulitnya menemukan toilet umum. Seorang pengunjung mengungkapkan keluhannya, terutama di bagian selatan alun-alun, tepat di depan SMA Negeri 3 Takalar. “Kita sudah enak duduk-duduk, baru mau ke kamar kecil, bingung cari tempatnya,” ujar pengunjung yang enggan disebutkan namanya.
“Tompo chiho, selaku pengamat Ekonomi warkop Kabupaten Takalar menjelaskan bahwa pengelola Alun-Alun seharusnya bukan saja mengambil keuntungan dari maraknya pengunjung dari pagi sampai malam hari, namun pengelola juga perlu pikirkan pengunjung yang kebelet ingin pipis atau BAB jelasnya”
“Tompo Chiho juga dikenal selaku pemerhati sangat prihatin dengan situasi alun-alun yang semakin ramai namun tidak ada fasilitas seperti WC umum yang sangat di perlukan bagi pengunjung ucap Tompo Chiho saat di temui di warkop sudut alun-alun yang ramai pengunjung.”
Situasi ini semakin pelik saat malam hari. Banyak pengunjung terpaksa mencari alternatif lain karena fasilitas sanitasi yang minim. Beberapa bahkan memilih meninggalkan lokasi lebih awal demi mencari toilet di tempat lain. “Padahal alun-alun ini sudah bagus, kalau ada WC umum yang layak pasti lebih nyaman,” tambahnya.
Pedagang kopi di sekitar area juga mengaku sering menerima pertanyaan dari pelanggan soal keberadaan toilet. (WC umum) “Banyak yang tanya, tapi kita juga tidak tahu mau arahkan ke mana,” ujar salah seorang pedagang. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi mereka yang mengandalkan alun-alun sebagai tempat mencari rezeki.
Warga berharap pemerintah setempat segera turun tangan. “Kalau memang alun-alun ini mau dijadikan pusat keramaian, yang menjadi IKON kota takalar harusnya fasilitasnya lengkap,” kata seorang warga yang rutin berkunjung. Selain itu, kebersihan area juga menjadi perhatian agar alun-alun tetap nyaman bagi semua.
Diharapkan ada solusi konkret dari pihak berwenang untuk mengatasi permasalahan ini. Sebab, tanpa fasilitas dasar seperti toilet, pengalaman bersantai di alun-alun bisa berubah dari menyenangkan menjadi menyebalkan. Pemerintah dan masyarakat perlu bekerja sama demi menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan ramah bagi semua pengunjung.
(Panrongrongna takalara)