Berita Nasional, Politik, Pendidikan, Olah Raga,BUMNInternasionalKa-Polri, Humas PolriKemendagriKemenkesKemenkeuKemenkumham

Pergantian Kepala Gudang Dolog Palleko, Stok 2.200 Ton Beras Tetap Aman dan Terkendali

2
Doc.

Cakar Elang.id ~ Takalar, 4 Juli 2026 — Gudang Dolog Palleko, Polongbangkeng Utara (Polut), Kabupaten Takalar, saat ini tercatat memiliki stok beras sebanyak 2.200 ton yang berada dalam kondisi aman dan terkendali. Ketersediaan stok tersebut menjadi salah satu indikator keberhasilan pengelolaan gudang selama dipimpin oleh Musdalifa yang kini mendapat amanah baru untuk bertugas di Gudang Dolog Barru.

Selama masa kepemimpinannya, Musdalifa dikenal mampu menjaga stabilitas stok serta memastikan kualitas beras yang tersimpan tetap terpelihara dengan baik. Pengelolaan yang tertata dan pengawasan yang konsisten membuat Gudang Dolog Palleko tetap siap mendukung kebutuhan pangan masyarakat serta program pemerintah di wilayah Takalar dan sekitarnya.

Kini tongkat estafet kepemimpinan beralih kepada Adriansyah yang sebelumnya menjabat di Gudang Dolog Mangottong, Kabupaten Sinjai. Kepercayaan yang diberikan pimpinan kepada Adriansyah untuk memimpin Gudang Dolog Palleko diharapkan dapat melanjutkan capaian positif yang telah dirintis oleh pendahulunya.

Pergantian jabatan tersebut merupakan bagian dari penyegaran organisasi guna meningkatkan kinerja dan pelayanan. Dengan pengalaman yang dimiliki Adriansyah selama bertugas di Sinjai, ia diyakini mampu menjaga kelancaran operasional gudang serta mempertahankan keamanan stok beras yang menjadi kebutuhan strategis masyarakat. Meski terjadi pergantian pimpinan, pelayanan dan pengelolaan Gudang Dolog Palleko dipastikan tetap berjalan normal. 

Stok beras sebanyak 2.200 ton yang tersedia saat ini menjadi modal penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Harapan pun disematkan kepada Adriansyah agar dapat melanjutkan dedikasi yang telah ditunjukkan Musdalifa, sekaligus membawa Gudang Dolog Palleko semakin profesional dan terpercaya dalam menjalankan tugasnya. (®)

Editor : Arsyad Sijaya