Berita NasionalKriminalOlahragaOtomotifpendidikPendidikanPolitik

Jalan Tani Bagaikan Kubangan, Dusun Bontobila Layak Ditanami Padi

40
Jalan berlobang dan berlumpur

Cakar Elang.id ~ Takalar – Warga Dusun Bontobila, Desa Bontomanai kecamatan Mangarabombang Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, setiap hari harus berjibaku dengan lumpur untuk mengakses jalan tani yang lebih menyerupai kubangan sapi daripada infrastruktur pertanian yang layak. Ironisnya, di tengah semangat nasional untuk memperkuat ketahanan pangan menuju Indonesia Emas, 2025, kondisi ini seperti potret buram dari janji-janji pembangunan yang tak kunjung menyentuh akar rumput.

Jalan yang seharusnya menjadi urat nadi distribusi hasil tani justru menjadi hambatan utama petani dalam mengangkut hasil panen. Terlebih saat musim hujan, jalan tersebut berubah menjadi kolam lumpur yang dalam. “Kalau dibilang ini jalan tani, seharusnya bisa dilalui traktor, bukan malah layak ditanami padi,” keluh salah satu warga dengan nada getir. 08/04/2025

Meski kondisi ini telah berlangsung lama dan berulang kali dikeluhkan warga, perhatian pemerintah daerah nyaris tak tampak. Tak ada papan proyek, tak ada pengerukan, tak ada janji perbaikan. Warga menyebut pemerintah seolah tutup mata, membiarkan petani terjebak dalam kesulitan dari tahun ke tahun.

Padahal, Presiden RI secara nasional tengah menggencarkan program ketahanan pangan 2025. Ironisnya, di Bontobila, sarana dasar pendukung pertanian justru terbengkalai. Kontras yang menyakitkan ini menjadi bukti bahwa semangat dari pusat tidak sepenuhnya tersalur ke daerah, atau mungkin hanya berhenti di atas meja birokrasi.

Warga Bontobila tak berharap muluk, cukup jalan yang bisa dilalui kendaraan pengangkut hasil tani tanpa harus terperosok. Tapi hingga kini, harapan itu seolah ditanam dalam lumpur—terkubur bersama janji yang tak pernah tumbuh.

Semoga dengan adanya berita viral ini pemerintah kabupaten dan pemerintah Desa Bontomanai berbaik hati untuk melihat penderitaan petani yang melewati jalan yang penuh lumpur bagai kubangan. Semoga Bupati Takalar  tak menutup Mata terkait jalanan tani yang tidak pernah tersentuh. sampai berita ini tayang belum ada konfirmasi langsung dari pemerintah setempat.

Redaksi : Cakar Elang.id (as)