
Cakar Elang.id ~ Takalar – Gowa dan Makassar — Dalam momen penuh makna menyambut 1 Muharram 1447 H atau Tahun Baru Islam 2025, mantan anggota legislatif DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dua periode dari Fraksi Golkar, H. Fahruddin Rangga, menyampaikan pesan religius yang menggugah jiwa. Dalam seruannya yang disampaikan secara terbuka, beliau mengajak kaum muda sebagai generasi penerus bangsa untuk merenungkan kembali hakikat hidup dan peran mereka sebagai harapan ibu pertiwi dalam cahaya Islam yang hakiki.
“Tidak ada yang kekal dalam diri ini, kecuali amal dan kebaikan yang ikhlas karena Allah,” ungkap Rangga dengan suara tenang namun sarat makna. Ia menekankan pentingnya introspeksi diri, memperkuat iman, dan memperbanyak amal sholeh di tengah era penuh tantangan ini. Menurutnya, 1 Muharram bukan sekadar pergantian waktu, melainkan momentum hijrah spiritual bagi setiap insan untuk menjadi lebih baik dan lebih taat kepada Sang Pencipta.
Rangga, yang dikenal luas sebagai tokoh masyarakat yang rendah hati dan agamis, menaruh harapan besar kepada generasi muda agar tidak mudah larut dalam arus zaman yang menyesatkan. Ia mengingatkan agar pemuda tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman, menjadikan Al-Qur’an dan sunnah sebagai pedoman dalam berpikir dan bertindak, serta tidak melupakan doa dan ridho orang tua dalam menapaki kehidupan.
Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa kekuasaan, jabatan, dan popularitas adalah titipan sementara. “Jangan pernah terbuai oleh dunia yang fana. Hijrahkan niat kita, teguhkan hati kita untuk menjadi pribadi yang memberi manfaat, bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk masyarakat dan agama,” ujar Rangga menutup pesannya dengan nada khidmat.
Momen 1 Muharram kali ini menjadi ruang refleksi bersama, bahwa di tengah segala kesibukan duniawi, pesan seorang tokoh seperti Fahruddin Rangga mengingatkan kembali pada hakikat hidup yang sejati: mengabdi, berbuat baik, dan senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT. Pesan ini tak hanya menyentuh, tapi juga menggugah kesadaran akan pentingnya peran spiritual dalam membangun bangsa.
Penulis : Arsyad Sijaya
Redaksi : Cakar Elang.id