Berita NasionalKriminalOlahragaOtomotifpendidikPendidikanPolitikUncategorized

Mencerdaskan Bangsa Tidak Lagi Berlaku di Takalar Berdasarkan Penerimaan Murid Baru, Banyak Anak Gagal Menuju Impiannya.

8
Doc.

Cakar Elang.id ~ Takalar ~ Penerimaan peserta didik baru (PPDB) seharusnya menjadi ajang pemerataan kesempatan pendidikan bagi semua anak bangsa sesuai amanah undang undang tentang mencerdaskan Bangsa,  Namun kenyataannya, proses ini tidak lepas dari bayang-bayang kepentingan politik. Ketika sistem penerimaan siswa mulai dipolitisasi, prinsip keadilan dan transparansi berubah menjadi formalitas belaka.

Banyak laporan menunjukkan bahwa jalur afirmasi atau zonasi yang idealnya mengakomodasi siswa kurang mampu, justru disalahgunakan demi kepentingan kelompok tertentu. Titipan pejabat, intervensi elite lokal, hingga manipulasi data domisili menjadi praktik yang merusak integritas sistem pendidikan. Penerimaan siswa bukan lagi berdasarkan asas kelayakan dan kebutuhan, melainkan siapa yang punya koneksi atau kuasa.

Politisasi penerimaan siswa merugikan banyak pihak, terutama masyarakat kecil yang seharusnya mendapatkan akses pendidikan yang layak. Ketika anak-anak yang seharusnya lolos justru tergeser oleh “jalur belakang”, maka kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan pun runtuh.

Sudah saatnya proses penerimaan siswa dikembalikan kepada prinsip meritokrasi dan keadilan. Pemerintah dan seluruh pemangku kebijakan harus menegakkan aturan tanpa pandang bulu, bebas dari intervensi politik. Karena pendidikan adalah hak setiap anak, bukan alat tawar-menawar kekuasaan.  (Chokas)

Redaksi : Cakar Elang.id

Editor.    : Arsyad Sijaya