
Cakar Elang.id ~ Makassar – Dalam momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-79, Dr. Hasrullah, pengamat politik dari Universitas Hasanuddin Makassar (Unhas), menyampaikan pesan moral yang mendalam dan bernilai filosofis. Ia menekankan bahwa Polri sebagai pilar utama penegakan hukum dan penjaga ketertiban harus mampu menempatkan dirinya tidak hanya sebagai aparat negara, tetapi juga sebagai bagian dari umat yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan, sebagaimana diajarkan dalam Islam dan termasuk dalam Undang-Undang Dasar 1945.
Dr. Hasrullah menyebut, dalam perspektif ajaran Islam, keadilan (‘adl) merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan umat. Rasulullah SAW sendiri adalah teladan dalam menjalankan amanah kekuasaan dengan penuh kejujuran dan kasih sayang. Oleh karena itu, Polri diharapkan dapat meneladani nilai-nilai kenabian ini, yakni menjadi pelindung masyarakat dengan pendekatan humanis, bukan sekadar represif. “Polri bukan sekadar institusi hukum, tapi juga amanah moral dan sosial,” ujar Dr. Hasrullah.
Menurutnya, keberadaan Polri di tengah masyarakat harus senantiasa menumbuhkan rasa aman dan damai, bukan ketakutan. Dalam Islam, pemimpin atau penjaga keamanan disebut al-haris, yang berarti penjaga umat dan pelindung dari kezaliman. Maka dari itu, ia mengajak Polri untuk terus membangun citra positif dan merangkul seluruh lapisan masyarakat melalui pendekatan yang lebih empatik, transparan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai konstitusional.
Hari Bhayangkara, kata Dr. Hasrullah, seharusnya menjadi titik refleksi moral bagi setiap insan Bhayangkara untuk mengingat kembali hakikat keberadaannya sebagai abdi negara dan pelayan publik. “Sebagaimana dalam surah An-Nisa ayat 58, Allah memerintahkan agar amanah itu disampaikan kepada yang berhak dan jika menetapkan hukum di antara manusia, hendaknya berlaku adil. Prinsip ini harus menjadi roh dalam setiap gerak Polri,” tegasnya.
Di akhir pesannya, Dr. Hasrullah berharap agar ke depan Polri dapat semakin mendapatkan tempat yang mulia di hati rakyat Indonesia. Melalui profesionalisme, moralitas, dan keteladanan, Polri akan tumbuh menjadi institusi yang bukan hanya kuat secara struktur, tetapi juga kokoh secara spiritual dan batiniah, demi menjaga harmoni bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Redaksi : cakarelang.id
Penulis. : Arsyad Sijaya