Berita Nasional, Politik, Pendidikan, Olah Raga,BUMNKriminalOlahragaOtomotif

Pasar Murah di Jembatan Penyeberangan Polres Takalar Diserbu Warga, 250 Karung Beras Ludes Terjual

12
Doc.

Cakar Elang.id ~ Takalar – Suasana ramai terlihat di area dermaga jembatan penyeberangan sejak pagi, Minggu (10 Agustus 2025). Ratusan warga rela mengantre demi mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dalam kegiatan pasar murah yang digelar Polres Takalar. Kegiatan ini dipimpin langsung Kasat Binmas Polres Takalar, AKP Ahmad Koembara, S.H., M.H., bersama Kapolsek Mappakasunggu, IPTU Sumarwan, S.Psi, sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat.

Dalam pasar murah tersebut, tersedia 250 karung beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ukuran 5 kilogram, yang dijual hanya seharga Rp 60.000 per karung. Harga ini jauh di bawah pasaran, sehingga tak heran jika masyarakat langsung memborong. Selain beras, sembako lain seperti minyak goreng, gula pasir, dan bahan kebutuhan rumah tangga lainnya juga laris manis dibeli warga.

Hanya dalam waktu singkat, seluruh stok beras habis terjual. Antusiasme warga terlihat jelas dari panjangnya antrean yang mengular hingga ke bibir dermaga. Kehadiran program ini menjadi bukti tingginya kebutuhan masyarakat akan bahan pokok dengan harga terjangkau, terlebih di tengah naik-turunnya harga pangan di pasaran.

Kapolres Takalar AKBP Supriadi Rahman, S.I.K., M.M., melalui Kasat Binmas AKP Ahmad Koembara, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pasar murah ini adalah bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui pelayanan keamanan, tetapi juga membantu meringankan beban hidup warga. “Kegiatan ini kami gelar untuk mendukung kestabilan harga dan memastikan masyarakat mendapatkan akses bahan pokok dengan harga terjangkau,” ujarnya.

Kegiatan pasar murah yang diadakan di jembatan penyeberangan ini tidak hanya menjadi ajang belanja hemat bagi warga, tetapi juga mempererat hubungan kedekatan antara aparat kepolisian dengan masyarakat. Polres Takalar berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan serupa di wilayah lainnya, demi terciptanya stabilitas harga pangan dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.


(Arsyad Sijaya)