www. cakarelang.id

Cakar Elang.id ~ Gowa ~ Suasana teduh menyelimuti proses mediasi yang di jembatani oleh ketua LSM Dobrak, yang akrab disapa Dg Tarang, antara warga dengan pihak manajemen Rumah Sakit Talia Irham Panciro yang berlangsung penuh kekeluargaan. Pertemuan ini menjadi ruang terbuka bagi warga untuk menyampaikan aspirasi mereka terkait kondisi akses jalan yang selama ini dikeluhkan. Dengan pendekatan dialogis, seluruh pihak duduk bersama mencari solusi terbaik tanpa meninggalkan rasa saling menghargai.
Dalam mediasi tersebut, Owner RS, H. Irham Prabudjaya, SE, SH yang akrab disapa Daeng Talli, menunjukkan sikap terbuka dan bijak dalam menerima setiap masukan warga. Ia memahami bahwa keberadaan fasilitas kesehatan harus sejalan dengan kenyamanan lingkungan sekitar. Dengan penuh kesadaran, dirinya menyatakan kesiapan untuk melakukan perbaikan jalan sesuai harapan masyarakat.
Kehadiran aparat desa turut memberikan nuansa kondusif dalam pertemuan itu. Tampak hadir Ketua RK Dg Intang, kepala dusun, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta perwakilan warga yang ikut menyaksikan jalannya mediasi. Semua pihak berperan aktif menjaga suasana tetap harmonis, sehingga setiap aspirasi dapat tersampaikan dengan baik dan tanpa gesekan.
Owner RS juga mengharapkan agar komunikasi yang baik antara warga dan manajemen rumah sakit dapat terus terjalin ke depannya. Ia menegaskan pentingnya menyampaikan aspirasi dengan cara-cara yang santun dan konstruktif, sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan melalui musyawarah tanpa menimbulkan konflik berkepanjangan.
Mediasi yang berlangsung sukses ini menjadi contoh bahwa setiap persoalan dapat diselesaikan dengan hati yang tenang dan niat baik. Kesepahaman yang terbangun diharapkan menjadi awal dari hubungan yang lebih harmonis antara warga dan pihak rumah sakit, demi terciptanya lingkungan yang nyaman dan pelayanan kesehatan yang semakin baik.
Berharap penggunaan jalan tersebut juga selain bermanfaat bagi warga juga sangat bermanfaat untuk karyawan dan pengunjung Rumah Sakit jadi tidak ada alasan untuk tidak memperbaiki fasilitas jalanan umum tersebut dimana keduanya saling berkaitan. Tutupnya
Editor : Arsyad Sijaya