Berita NasionalKriminalOlahragaOtomotifpendidikPendidikanPolitik

AMTPK : Kinerja Kajari Takalar Disorot, Penanganan Kasus Korupsi Irigasi Talud Dinilai Lamban

18
Doc.

Cakar Elang.id ~ Takalar ~ Kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar kembali menjadi sorotan publik, khususnya terkait lambannya penanganan kasus dugaan korupsi proyek irigasi talud di wilayah Kecamatan Tanakeke, Kabupaten Takalar. Meski kasus ini telah lama masuk dalam proses hukum, hingga kini belum terlihat adanya kejelasan hukum yang pasti maupun penetapan status inkrah terhadap para pihak yang terlibat.  Pada Proyek yang sejatinya di tujukan pada kepentingan masyarakat  pesisir

Doc. AMTPK

Tanakeke itu justru menjadi ironi, karena diduga menjadi ajang bancakan oknum tertentu. Masyarakat setempat sudah lama mempertanyakan kualitas pembangunan irigasi dan transparansi anggarannya, namun belum juga melihat ketegasan dari pihak penegak hukum, khususnya dari Kajari Takalar.

Sejumlah elemen masyarakat dan aktivis anti-korupsi bahkan telah beberapa kali menyuarakan kritik mereka di media sosial dan aksi demonstrasi. Mereka menilai Kejari Takalar seperti berjalan di tempat dalam menangani kasus ini. 

“Kalau terus seperti ini, wibawa hukum dan kepercayaan publik akan makin tergerus,” ujar salah satu aktivis yang enggan disebut namanya.

Sementara itu, pihak Kejari Takalar berdalih bahwa proses hukum masih berjalan dan membutuhkan waktu untuk pembuktian. Namun alasan tersebut mulai tak diterima publik, mengingat sudah lebih dari setahun sejak kasus ini mencuat ke permukaan, namun belum satu pun tersangka ditetapkan secara resmi.

Situasi ini menambah catatan buruk dalam penanganan kasus korupsi di daerah, terlebih di wilayah yang sangat membutuhkan pembangunan infrastruktur dasar seperti Tanakeke. Harapan masyarakat agar hukum ditegakkan tanpa pandang bulu mulai memudar, dan kinerja Kajari Takalar pun dinilai belum mampu menjawab rasa keadilan masyarakat yang terus menanti kepastian.

Redaksi : Cakar elang.id

Penulis   : Arsyad Sijaya