Berita Nasional, Politik, Pendidikan, Olah Raga,BUMNKriminalOtomotif

Miris, Supervisor PT. Bilman Ibaratkan Wartawan Seperti “Orang Sakit Gigi”

11
Doc.

Cakar Elang.id ~ Takalar – Sebuah pernyataan menyakitkan dan merendahkan profesi wartawan kembali mencuat ke permukaan. Kali ini datang dari seorang Supervisor perempuan bernama DB yang diketahui merupakan pengawas dari pihak PT. Bilman dalam kerja sama dengan PLN. Dalam sebuah percakapan internal dengan rekan kerjanya, Ibu Diana menyampaikan tanggapan sinis terhadap kerja-kerja jurnalistik yang meliput kegiatan mereka di lapangan.

Pernyataan itu terekam dalam kalimat yang tak pantas, yakni: “Kalau masalah berita jangan tanggapi, karena ibarat orang sakit gigi, itu berhenti dengan sendirinya.” Kalimat tersebut seakan menggambarkan bahwa media hanyalah gangguan sementara yang tak perlu ditanggapi—padahal peran media dalam mengawal informasi dan mengedukasi publik begitu vital di tengah masyarakat demokratis.

Ucapan ini tentu mencederai semangat kebebasan pers dan melecehkan marwah wartawan sebagai pilar keempat demokrasi. Padahal, wartawan yang melakukan peliputan kegiatan di lapangan hanya menjalankan tugas profesinya demi kepentingan publik. Alih-alih diberi apresiasi atau tanggapan yang etis, justru dibalas dengan perumpamaan yang merendahkan.

Sikap arogan ini mengundang keprihatinan dari banyak kalangan, termasuk insan pers yang merasa dilecehkan oleh pernyataan sepihak tersebut. Apalagi pernyataan itu datang dari seorang supervisor yang semestinya memahami pentingnya keterbukaan informasi dan hubungan baik dengan media sebagai bagian dari kontrol sosial.

Peristiwa ini diharapkan menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih menghargai kerja-kerja jurnalistik. Karena tanpa media, banyak kebenaran yang akan tertutup rapat. Dan tanpa etika komunikasi yang baik, citra sebuah perusahaan pun akan merosot di mata publik.

Redaksi : Cakar Elang.id