
Cakar Elang.id ~ Makassar ~ Unjuk rasa kembali mewarnai perjalanan demokrasi di bumi Pertiwi. Peristiwa ini melahirkan duka yang mendalam di hati rakyat, terlebih ketika aksi solidaritas atas kasus yang menimpa Affan Kurniawan berujung pada kericuhan. Fenomena unjuk rasa (unras) sejatinya adalah hal yang lumrah dalam alam demokrasi, sebagai wujud penyampaian aspirasi rakyat terhadap persoalan yang tengah mencuat.
Namun, peristiwa pembakaran gedung wakil rakyat, khususnya DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, menjadi catatan kelam yang membuat banyak pihak merasa prihatin. FR, mantan anggota DPRD Provinsi Sulsel, mengungkapkan rasa terkejut dan sedih melihat amarah rakyat yang terekspresikan dalam bentuk perusakan simbol demokrasi. “Saya cukup tersentak ketika melihat gedung yang pernah saya tempati selama 10 tahun lamanya ikut terbakar. Ada rasa sedih yang berkecamuk di hati,” ujarnya.
Menurut FR, unjuk rasa memang lahir dari semangat solidaritas, namun tindakan destruktif hanya akan merugikan banyak pihak. Ia menilai bahwa rakyat begitu marah atas kebijakan pemerintah dan peristiwa yang belakangan ini terjadi, namun tetap diperlukan kebijaksanaan dalam menyampaikan aspirasi. “Pertanyaan besar bagi saya, sebegitu marahnyakah rakyat hingga merespons seperti ini? Tetapi apapun itu, perlu ada introspeksi diri dari semua pihak,” tambahnya.
FR juga menekankan pentingnya menjaga marwah demokrasi tanpa harus merusak fasilitas publik. Ia mengingatkan bahwa gedung DPRD bukan hanya milik wakil rakyat, melainkan juga simbol kepercayaan masyarakat yang harus dijaga bersama. Oleh sebab itu, kejadian ini seharusnya menjadi momentum bagi pemerintah untuk lebih mendengar suara rakyat, sekaligus bagi masyarakat agar menyuarakan aspirasi dengan cara yang lebih bijak.
Aksi unjuk rasa, bagi FR, harus tetap dilihat sebagai pengingat bahwa rakyat membutuhkan ruang partisipasi yang sehat dan transparan. Ia berharap kejadian memilukan ini menjadi pelajaran berharga untuk memperbaiki hubungan antara rakyat dan pemerintah. “Demokrasi itu indah jika kita sama-sama menjaganya,” pungkasnya penuh harap.
Redaksi : www.cakarelang.id
Editor : Arsyad Sijaya