Berita Nasional, Politik, Pendidikan, Olah Raga,BUMNKemenkeuKriminalMenteri Kelautan

20 Warga Binaan Lapas Takalar Bebas  Setelah Mendapat Hak Integritas. 

10
Doc.

Cakar Elang.id ~ Takalar ~ Sebanyak 20 warga binaan Lapas Kelas II Takalar akhirnya menghirup udara bebas setelah mendapatkan hak integrasi berupa bebas bersyarat. Hari itu, halaman lapas dipenuhi suasana haru ketika para warga binaan satu per satu dipanggil untuk menerima keputusan yang sudah lama mereka nanti. 

Senyum mereka merekah, namun mata tampak berkaca-kaca—sebuah paduan rasa syukur dan lega setelah melewati masa pembinaan yang tidak mudah. Di balik pintu besi dan rutinitas ketat, para warga binaan ini telah menjalani proses pembinaan yang panjang. 

Mereka mengikuti program pembinaan mental, keterampilan, hingga disiplin harian yang menjadi syarat untuk memperoleh hak integrasi. Petugas lapas menyebut 20 nama itu bukan sekadar deretan penghuni yang keluar hari ini, tetapi mereka yang menunjukkan perubahan perilaku, komitmen, dan keinginan kuat untuk memperbaiki diri. “Mereka layak mendapatkan kesempatan kedua,” ujar salah satu pembina.

Momen paling menyentuh hadir ketika beberapa warga binaan memeluk erat keluarga yang sudah menunggu di luar. Tangis haru pecah tanpa bisa dibendung. Ada yang mencium tangan ibu mereka sambil berulang kali mengucap maaf, ada pula anak kecil yang memeluk ayahnya tanpa melepas, seolah takut kebersamaan itu kembali direnggut. 

Suasana sederhana di depan lapas itu berubah menjadi saksi betapa berharganya kesempatan untuk pulang dan memulai hidup baru. Pihak Lapas Kelas II Takalar menegaskan bahwa pembebasan bersyarat ini bukan akhir, melainkan awal perjalanan menuju kehidupan yang lebih baik. 

Mereka mengingatkan para penerima hak integrasi untuk tetap mematuhi aturan, menjalani bimbingan Balai Pemasyarakatan (Bapas), serta menjaga kepercayaan yang telah diberikan negara. “Ini adalah amanah. 

Gunakan sebagai jalan pulang, bukan kembali tersesat,” tegas pihak lapas dalam sambutannya.

Dengan langkah perlahan namun pasti, dua puluh warga binaan itu meninggalkan gerbang lapas sambil membawa harapan baru. Mereka pulang bukan sebagai orang yang sama saat pertama kali masuk, tetapi sebagai individu yang ingin memperbaiki diri dan menata masa depan. 

Harapan, doa, dan kehangatan keluarga menjadi bekal pertama yang menyambut mereka, mengantar hari kebebasan itu sebagai titik balik yang akan selalu dikenang. Semoga kesempatan ini benar-benar menjadi pintu menuju lembaran baru yang lebih baik. Ucap Kalapas Andi Mansur disela sela haru dan bahagia melepas 20warga Binaan Lapas Takalar.

Editor : Arsyad Sijaya