Berita NasionalBerita Nasional, Politik, Pendidikan, Olah Raga,BUMNKemenkeuKriminalOlahraga

Pemilihan APDESI Takalar Dinilai Sarat Pengaturan, Masyarakat Kecewa

29
Doc.

Cakar Elang.id ~ Takalar – Pemilihan pengurus Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Takalar kembali menyisakan sorotan tajam. Dari informasi yang beredar, proses pemilihan diduga sudah diatur sebelumnya dengan mekanisme aklamasi. Sejumlah pihak menilai hal ini mencederai semangat demokrasi yang seharusnya dijunjung tinggi dalam organisasi desa.

Menurut salah satu sumber dari kalangan media, nama Parawansyah langsung didudukkan sebagai ketua, sementara rival terberatnya, Aziz Nyampa, justru hanya ditempatkan sebagai sekretaris APDESI Takalar. Keputusan tersebut menimbulkan tanda tanya besar, mengingat keduanya sama-sama memiliki basis dukungan kuat dari para kepala desa.

Situasi ini menimbulkan gelombang kekecewaan di tengah masyarakat Takalar. Mereka menilai, jika pemilihan hanya sekadar formalitas dan hasilnya sudah diatur, maka wibawa organisasi desa akan merosot di mata publik. “Kalau sudah diatur seperti ini, apa gunanya pemilihan? Bukankah yang kita harapkan adalah transparansi dan keterbukaan?” ungkap seorang warga dengan nada kecewa.

Selain itu, sejumlah pemerhati desa juga mengingatkan bahwa APDESI seharusnya menjadi wadah perjuangan dan penguatan desa, bukan sekadar panggung politik yang dikendalikan segelintir orang. Jika pola aklamasi yang sarat pengaturan terus berulang, dikhawatirkan kepercayaan publik terhadap lembaga ini akan semakin runtuh.

Kini, masyarakat menunggu klarifikasi resmi dari panitia maupun pengurus APDESI Kabupaten Takalar. Apakah benar terjadi pengaturan sejak awal, ataukah ini murni kesepakatan bersama antar kepala desa? Satu hal yang jelas, suara kekecewaan publik sudah terlanjur menggema, menuntut adanya pemilihan yang lebih adil, terbuka, dan berwibawa di masa mendatang. (As)