
Cakar Elang.id ~ Takalar ~ Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Takalar memperingati Hari Ibu Tahun 2025 dengan penuh khidmat dan makna. Peringatan ini menjadi momentum refleksi atas peran strategis perempuan, khususnya para ibu, dalam membangun keluarga, institusi, dan bangsa. Mengusung semangat pemberdayaan, kegiatan ini menegaskan komitmen Lapas Takalar dalam mendukung perempuan yang berdaya, tangguh, dan profesional menuju Indonesia Emas 2045.
Suasana peringatan berlangsung hangat dan inspiratif, diikuti oleh jajaran pegawai serta warga binaan perempuan. Melalui rangkaian kegiatan edukatif dan apresiatif, Lapas Takalar menampilkan wajah pemasyarakatan yang humanis, inklusif, dan responsif terhadap isu kesetaraan gender. Hari Ibu tidak hanya diperingati sebagai seremoni, tetapi sebagai pengingat nilai pengorbanan, keteladanan, dan kekuatan perempuan dalam berbagai lini kehidupan.
Kepala Lapas Takalar, Andi Mansur dalam sambutannya menyampaikan bahwa perempuan memiliki peran vital dalam mencetak generasi unggul, berkarakter, dan berdaya saing. Di lingkungan pemasyarakatan, perempuan—baik sebagai petugas maupun warga binaan—didukung untuk terus mengembangkan kapasitas diri, meningkatkan keterampilan, serta membangun mental profesional dan mandiri. Hal ini sejalan dengan visi besar Indonesia Emas yang menempatkan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama.
Peringatan Hari Ibu 2025 ini juga menjadi wujud nyata dukungan Lapas Takalar terhadap program pemerintah dalam pengarusutamaan gender.
Melalui pembinaan, pelatihan, dan ruang partisipasi yang setara, perempuan didorong untuk tampil percaya diri, produktif, dan berkontribusi positif bagi masyarakat. Semangat kebersamaan dan saling menguatkan menjadi nilai yang terus ditanamkan dalam setiap aktivitas pembinaan.
Dengan peringatan ini, Lapas Takalar berharap semangat Hari Ibu dapat terus hidup dan terimplementasi dalam keseharian, tidak hanya pada satu momentum seremonial. Perempuan yang berdaya dan profesional diyakini mampu menjadi motor penggerak perubahan, baik di lingkungan keluarga, institusi, maupun bangsa. Dari Takalar, semangat itu digaungkan sebagai bagian dari langkah kecil namun bermakna menuju Indonesia Emas yang adil, maju, dan berkeadaban.
Editor : Arsyad Sijaya
Lapas Takalar Peringati Hari Ibu 2025, Dorong Perempuan Berdaya dan Profesional Menuju Indonesia Emas
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Takalar memperingati Hari Ibu Tahun 2025 dengan penuh khidmat dan makna. Peringatan ini menjadi momentum refleksi atas peran strategis perempuan, khususnya para ibu, dalam membangun keluarga, institusi, dan bangsa. Mengusung semangat pemberdayaan, kegiatan ini menegaskan komitmen Lapas Takalar dalam mendukung perempuan yang berdaya, tangguh, dan profesional menuju Indonesia Emas 2045.
Suasana peringatan berlangsung hangat dan inspiratif, diikuti oleh jajaran pegawai serta warga binaan perempuan. Melalui rangkaian kegiatan edukatif dan apresiatif, Lapas Takalar menampilkan wajah pemasyarakatan yang humanis, inklusif, dan responsif terhadap isu kesetaraan gender. Hari Ibu tidak hanya diperingati sebagai seremoni, tetapi sebagai pengingat nilai pengorbanan, keteladanan, dan kekuatan perempuan dalam berbagai lini kehidupan.
Kepala Lapas Takalar, Andi Mansur dalam sambutannya menyampaikan bahwa perempuan memiliki peran vital dalam mencetak generasi unggul, berkarakter, dan berdaya saing. Di lingkungan pemasyarakatan, perempuan—baik sebagai petugas maupun warga binaan—didukung untuk terus mengembangkan kapasitas diri, meningkatkan keterampilan, serta membangun mental profesional dan mandiri. Hal ini sejalan dengan visi besar Indonesia Emas yang menempatkan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama.
Peringatan Hari Ibu 2025 ini juga menjadi wujud nyata dukungan Lapas Takalar terhadap program pemerintah dalam pengarusutamaan gender.
Melalui pembinaan, pelatihan, dan ruang partisipasi yang setara, perempuan didorong untuk tampil percaya diri, produktif, dan berkontribusi positif bagi masyarakat. Semangat kebersamaan dan saling menguatkan menjadi nilai yang terus ditanamkan dalam setiap aktivitas pembinaan.
Dengan peringatan ini, Lapas Takalar berharap semangat Hari Ibu dapat terus hidup dan terimplementasi dalam keseharian, tidak hanya pada satu momentum seremonial. Perempuan yang berdaya dan profesional diyakini mampu menjadi motor penggerak perubahan, baik di lingkungan keluarga, institusi, maupun bangsa. Dari Takalar, semangat itu digaungkan sebagai bagian dari langkah kecil namun bermakna menuju Indonesia Emas yang adil, maju, dan berkeadaban.
Editor : Arsyad Sijaya