
Cakar Elang.id ~ Takalar ~ Suasana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Takalar tampak berbeda dari biasanya. Deretan kolam budidaya ikan nila menjadi pusat perhatian saat warga binaan melaksanakan panen raya hasil program kemandirian. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan di dalam lapas tidak sekadar rutinitas, melainkan upaya serius membangun keterampilan dan harapan baru bagi warga binaan.
Panen raya tersebut dihadiri Kepala Bidang Perikanan Kabupaten Takalar, Syamsuddin, bersama sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Takalar. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program pembinaan kemandirian yang dijalankan Lapas Takalar, khususnya di sektor perikanan yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan.
Kepala Lapas Takalar, Andi Mansur, menyambut hangat rombongan tamu dan menyampaikan apresiasinya atas kerja keras warga binaan. Beliau menegaskan bahwa program budidaya ikan nila ini tidak hanya bertujuan menghasilkan produk, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan keterampilan kerja yang kelak berguna setelah warga binaan kembali ke tengah masyarakat.
Sementara itu, Syamsuddin dalam sambutannya mengaku terkesan dengan hasil panen yang dicapai.
Menurutnya, kualitas ikan nila yang dipanen menunjukkan bahwa proses budidaya dilakukan dengan baik dan terencana. Ia berharap program semacam ini dapat terus dikembangkan dan menjadi contoh sinergi antara lapas dan pemerintah daerah dalam mendukung ketahanan pangan serta pemberdayaan sumber daya manusia.
Panen raya ikan nila ini menjadi simbol keberhasilan pembinaan berbasis kemandirian di Lapas Takalar. Di balik tembok dan jeruji, tumbuh semangat belajar dan bekerja, menandai bahwa lapas bukan hanya tempat pembinaan hukuman, tetapi juga ruang menyiapkan masa depan yang lebih baik bagi warga binaan.
Editor : Arsyad Sijaya