
Suasana di sekitar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Takalar sempat dikejutkan oleh insiden ledakan yang terjadi pada gardu listrik yang berada tepat di depan area lapas, Jumat pagi. Dampak dari ledakan tersebut merambat hingga ke meteran listrik di kantor Lapas Takalar yang berjarak sekitar 20 meter dari titik gardu. Meski demikian, kejadian ini tidak menimbulkan kerugian serius maupun korban jiwa.
Ledakan yang diduga berasal dari gangguan pada gardu listrik tersebut menyebabkan meteran listrik di kantor lapas mengeluarkan asap tebal. Asap yang muncul sempat membuat pegawai waspada dan bergerak cepat untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kebakaran. Beruntung, berkat kesigapan petugas lapas, situasi dapat segera dikendalikan sebelum api sempat muncul dan meluas.
Kepala Lapas Takalar, Andi Mansur, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa sumber ledakan berasal dari luar area lapas dan bukan dari dalam instalasi listrik lapas itu sendiri. Ia bersyukur karena dampaknya tidak sampai menimbulkan kebakaran yang lebih besar. “Ini terjadi di luar lapas. Alhamdulillah, meteran belum mengeluarkan api dan hanya mengeluarkan asap. Berkat kesigapan pegawai, situasi cepat teratasi,” ujar Andi Mansur.
Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi juga sempat menyaksikan langsung kejadian tersebut. Mereka mengaku mendengar suara ledakan yang cukup keras sebelum melihat kepulan asap dari arah kantor lapas. “Tadi terdengar bunyi ledakan, lalu terlihat asap tebal. Untungnya tidak sampai menimbulkan api besar,” ucap salah satu warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Pasca insiden tersebut, kondisi di Lapas Takalar kembali normal dan aktivitas berjalan seperti biasa. Pihak lapas bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan untuk memastikan keamanan instalasi listrik tetap terjaga. Insiden ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan serta kesiapsiagaan petugas dalam menghadapi situasi darurat guna mencegah dampak yang lebih besar.
Editor : Arsyad Sijaya