Berita Nasional, Politik, Pendidikan, Olah Raga,KriminalOlahragaOtomotif

PELATIHAN DESA SE-KABUPATEN TAKALAR DIGELAR DI MAKASSAR, DANA PUNGUTAN RP10 JUTA PER DESA DIANGGARKAN UNTUK PENINGKATAN KAPASITAS

16
doc.

Cakar Elang.id ~ Makassar, 25 Juli 2025 — Upaya peningkatan kapasitas aparatur desa di Kabupaten Takalar kembali digalakkan. Bertempat di salah satu hotel ternama di Kota Makassar, kegiatan pelatihan intensif selama beberapa hari diikuti oleh seluruh perwakilan desa se-Kabupaten Takalar. Program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memperkuat tata kelola desa yang lebih profesional dan adaptif terhadap tantangan pembangunan lokal.

Kegiatan ini didanai melalui pungutan mandiri dari masing-masing desa, dengan nominal sebesar Rp10 juta per desa. Dana ini digunakan untuk mendukung seluruh kebutuhan pelatihan, mulai dari akomodasi, konsumsi, materi pelatihan, hingga narasumber profesional yang dihadirkan langsung dari kalangan akademisi dan praktisi pemerintahan.

“Kami memahami pentingnya peningkatan kapasitas bagi aparatur desa. Oleh karena itu, kami sepakat untuk mengalokasikan dana secara kolektif. Ini adalah bentuk komitmen desa-desa di Takalar untuk terus belajar dan berkembang,” ujar salah satu kepala desa peserta pelatihan.

Pelatihan ini tidak hanya membahas teknis administrasi desa, tetapi juga memperdalam pemahaman terkait penggunaan dana desa yang transparan, pengelolaan aset, serta inovasi pelayanan masyarakat berbasis digital.

Kegiatan ini turut disambut baik oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Takalar. Dalam sambutannya, perwakilan Dinas PMD menyatakan harapannya agar ilmu yang diperoleh dalam pelatihan ini dapat diaplikasikan langsung di desa masing-masing, demi pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

“Desa adalah ujung tombak pembangunan. Dengan pelatihan seperti ini, kami ingin memastikan aparatur desa memiliki pengetahuan dan semangat yang cukup untuk menjalankan perannya secara maksimal,” ucap perwakilan 

Dinas PMD dalam pembukaan acara.

Meskipun sempat menuai perbincangan mengenai sumber dana yang digunakan, para peserta sepakat bahwa investasi ini akan membawa manfaat jangka panjang bagi kemajuan desa. Mereka menekankan bahwa kegiatan semacam ini bukanlah beban, melainkan bentuk investasi dalam sumber daya manusia desa yang lebih unggul.

Dengan berakhirnya pelatihan ini, diharapkan muncul semangat baru dan pemahaman yang lebih mendalam di kalangan aparatur desa Takalar, demi mewujudkan desa yang mandiri, transparan, dan berdaya sain.  (Arsyad Sijaya)