Berita Nasional, Politik, Pendidikan, Olah Raga,BUMNKa-Polri, Humas PolriKemenkeuKriminalMenkumhamMenteri Kelautan

Lapas Takalar Hadirkan Suasana Aman, Bersih, dan Penuh Pembinaan

30
Doc.

Cakar Elang.id ~ Takalar ~ Lapas Kelas II Takalar kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Setiap pekan, petugas melakukan pemeriksaan rutin di seluruh blok hunian untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang disimpan ataupun digunakan oleh warga binaan. Langkah tegas ini menjadi bukti bahwa pihak lapas tidak memberi ruang bagi perilaku nakal yang berpotensi mengganggu stabilitas pembinaan.

Tidak hanya fokus pada keamanan fisik, pihak Lapas Takalar juga memperhatikan pembinaan mental dan spiritual warga binaan. Setiap hari Jumat, kegiatan zikir dan tausyiah rutin digelar di dalam lapas. Suasana khidmat tersebut kerap menjadi momen refleksi bagi warga binaan untuk memperbaiki diri, mendekat kepada Sang Pencipta, dan memaknai kembali arah hidup mereka.

Menariknya, dalam beberapa bulan terakhir kondisi kebersihan dan kerapian lingkungan lapas semakin mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Area blok, halaman, hingga sudut-sudut lapas tampak tertata rapi dan bersih, memberikan kenyamanan bagi warga binaan maupun petugas. Perubahan positif ini tak lepas dari kerja keras seluruh jajaran serta budaya disiplin yang terus dibangun.

Di balik transformasi tersebut, ada dua sosok pemimpin yang menjadi motor penggerak: Kalapas Andi Mansur dan KPLP Haince. Keduanya dikenal tegas namun humanis, dengan gaya kepemimpinan yang mampu menggerakkan seluruh elemen lapas untuk bekerja lebih baik setiap hari. Kehadiran mereka membawa warna baru dalam pengelolaan lapas yang lebih profesional, bersih, dan berintegritas.

Dengan kombinasi pengawasan ketat, pembinaan keagamaan, serta lingkungan yang semakin tertata, Lapas Kelas II Takalar terus membuktikan diri sebagai institusi pembinaan yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membangun perubahan karakter bagi warga binaan. Transformasi ini diharapkan menjadi contoh bagi lembaga pemasyarakatan lainnya di Sulawesi Selatan.

Editor : Arsyad Sijaya