
Di tengah denyut aktivitas masyarakat yang semakin meningkat, terutama menjelang dan selama bulan suci, sosok Hasanuddin Dg Sewang menjadi salah satu pelaku usaha yang merasakan berkah tersendiri.
Penjual ayam potong yang berjualan di kawasan Jalan Mappajalling Dg Kawang ini kini dikenal luas karena usahanya yang terus berkembang. Setiap harinya, lapak sederhana miliknya tak pernah sepi dari pembeli yang datang silih berganti.
Sejak puasa terakhir, permintaan ayam potong mengalami lonjakan yang signifikan. Hasanuddin mengaku hampir tidak memiliki waktu istirahat karena harus melayani pesanan konsumen dari pagi hingga malam. Baik pembeli eceran maupun pelanggan tetap, semuanya datang dengan kebutuhan yang meningkat, terutama untuk persiapan sahur dan berbuka puasa.
Kesibukan tersebut membuat Hasanuddin harus mengambil langkah cepat dengan menambah tenaga kerja. Kini, ia mempekerjakan dua orang karyawan untuk membantu proses pemotongan dan pelayanan kepada pelanggan. Dengan adanya bantuan tersebut, proses kerja menjadi lebih cepat dan terorganisir, meski tetap membutuhkan pengawasan ekstra agar kualitas tetap terjaga.
Menariknya, pengelolaan keuangan usaha dipercayakan kepada anaknya sendiri. Sang anak bertugas memegang kas dan mencatat setiap transaksi yang terjadi. Sementara itu, Hasanuddin lebih fokus pada eksekusi pesanan, mulai dari pemotongan hingga memastikan ayam yang dijual dalam kondisi segar dan sesuai permintaan pelanggan. Pembagian tugas ini terbukti efektif dalam menjaga kelancaran usaha.
Kini, usaha ayam potong milik Hasanuddin Dg Sewang tak hanya sekadar bertahan, tetapi juga berkembang pesat. Ketekunan, kerja keras, dan kepercayaan dalam keluarga menjadi kunci utama kesuksesannya. Di tengah persaingan usaha yang semakin ketat, kisahnya menjadi inspirasi bahwa dengan komitmen dan manajemen yang baik, usaha kecil pun mampu tumbuh dan memberi manfaat bagi banyak orang.