
Cakar Elang.id ~ Takalar ~ Sejumlah kepala kelurahan di Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, mengungkapkan kekecewaan terhadap kepemimpinan camat setempat. Mereka menilai komunikasi dan koordinasi kerja tidak berjalan optimal karena camat kerap tidak berada di kantor saat dibutuhkan.
Keluhan itu terutama berkaitan dengan urusan administratif dan evaluasi kinerja, seperti penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP). Para lurah mengaku sering datang ke kantor kecamatan untuk berkonsultasi, namun hanya dapat bertemu dengan sekretaris kecamatan.
“Sering kali kami datang untuk koordinasi sekaligus konsultasi terkait SKP, tapi yang ditemui hanya sekretaris kecamatan,” ujar salah satu lurah yang enggan disebutkan namanya.
Kekecewaan para lurah semakin bertambah setelah camat disebut tidak hadir dalam dua agenda apel rutin hari Senin. Padahal, menurut mereka, kehadiran pimpinan dalam apel penting untuk memberikan arahan dan evaluasi langsung kepada jajaran di bawahnya.
Di sisi lain, camat dinilai aktif melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor-kantor kelurahan. Namun, langkah tersebut dianggap tidak sejalan dengan kondisi pelayanan di kantor kecamatan sendiri.
“Untuk apa sidak kalau pelayanan di kecamatan belum maksimal. Kalau kami tidak ada di kantor saat sidak, bukan berarti kami tidak bekerja,” kata lurah lainnya.
Menurut mereka, pada saat sidak berlangsung, lurah justru kerap berada di kantor kecamatan untuk keperluan koordinasi. Situasi ini dinilai menimbulkan kesan saling menyalahkan antara pimpinan dan bawahan.
Para lurah juga menegaskan bahwa pelayanan di kelurahan tetap berjalan meski lurah tidak berada di tempat, karena masih ada sekretaris lurah yang menjalankan fungsi pelayanan.
“Kalaupun kami tidak ada, masih ada Seklur. Jadi jangan seolah-olah bawahan selalu disalahkan,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Camat Pattallassang terkait keluhan tersebut. (*)
Editor : Arsyad Sijaya